Pada hari Kamis, 12 Juni 2025, sebuah video menjadi viral. Video tersebut menunjukkan seorang sopir ambulans dari RSKD Dadi Makassar kebingungan karena tersesat saat mengantar jenazah pasien ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa). Sopir tersebut bertambah bingung lantaran dua pasien ODGJ lain yang menemaninya tidak tahu lokasi pemakaman yang dituju.
Klarifikasi dari RSKD Dadi Makassar
Abdul Malik, Plt. Kepala Humas RSKD Dadi, memberikan klarifikasi terkait insiden sopir ambulans yang viral. Menurut Malik:
- Sopir ambulans sebenarnya hanya diperintahkan untuk menunggu di pintu Puskesmas Kampili.
- Sopir tersebut membeli tegel yang diperlukan untuk pemakaman jenazah ODGJ di area pekuburan keluarga di Gowa.
- Abdul Malik sendiri yang menangani proses pemulasaran dan pemakaman jenazah, bukan sopir ambulans.
Abdul Malik menegaskan bahwa video yang viral itu hanyalah “konten bercanda yang tidak bertanggung jawab” yang dibuat untuk menarik perhatian. Ia menambahkan bahwa video tersebut sama sekali tidak mencerminkan kenyataan dari kejadian sebenarnya.
Informasi Tambahan dan Klarifikasi
Jenazah pasien ODGJ yang dimaksud dalam video viral itu dimakamkan pada Rabu sore, 11 Juni 2025. Pasien tersebut meninggal dunia pada pagi hari di tanggal yang sama. Pemakaman dilakukan di pekuburan keluarga milik Abdul Malik.
Dua pasien ODGJ yang terlihat dalam video itu sebenarnya sudah lama dirawat dan telah pulih. Bahkan, mereka ikut membantu menurunkan jenazah di lokasi pemakaman.
Lokasi pemakaman jenazah sebenarnya hanya sekitar 500 meter dari tempat sopir ambulans menunggu. Meskipun sopir dilaporkan tidak mengetahui jalan masuk menuju pemakaman, video yang beredar dan menampilkan situasi kacau itu disebut sebagai hasil produksi yang tidak akurat.
Baca juga : Pesawat Air India Jatuh





